Meulaboh – Jajaran Polsek Arongan Lambalek di bawah Polres Aceh Barat langsung bergerak cepat melakukan monitoring dan penanganan darurat saat Sungai Krueng Peuribu kembali meluap dan menggenangi sejumlah gampong di Kecamatan Arongan Lambalek, Jumat (28/11/2025). Sejak pukul 10.30 WIB, personel telah dikerahkan untuk memastikan keselamatan warga, membuka akses jalan, dan memberikan laporan situasi secara berkala.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Arongan Lambalek, Ipda Ramli, menegaskan bahwa kepolisian berada di garda terdepan untuk memastikan penanganan banjir berjalan efektif. “Personel langsung melakukan monitoring di seluruh titik terdampak, membantu warga yang membutuhkan, serta mengoordinasikan layanan darurat dengan para keuchik,” ujar Ipda Ramli.
Dalam pemantauan lapangan, polisi mencatat 11 gampong terdampak dengan kondisi bervariasi. Beberapa wilayah seperti Gampong Pribu (±400 KK), Ujong Beusa (68 KK), Teupin Peraho (±300 KK), dan Drien Rampak (±150 KK) mengalami genangan cukup tinggi. Sementara Gampong Keub (190 KK) dan Cot Kumbang (8 KK) dinyatakan terisolir akibat akses jalan yang tidak dapat dilalui. Personel Polsek juga terus berupaya membantu mobilitas warga di jalur vital Meulaboh–Banda Aceh, yang sempat terhambat namun kini sudah kembali dapat dilintasi R2 dan R4.
Polsek Arongan Lambalek juga mengambil langkah proaktif dengan melakukan koordinasi langsung bersama para keuchik di wilayah terdampak, termasuk himbauan pendirian dapur umum bagi warga yang membutuhkan. Personel turut memastikan saluran komunikasi desa tetap terbuka, mengingat potensi curah hujan susulan yang bisa kembali meningkatkan debit sungai.
Selain tindakan tanggap darurat, pihak kepolisian juga telah menyusun langkah lanjutan, meliputi patroli monitoring ke titik rawan banjir, bantuan bagi pengguna jalan di kawasan terendam, hingga kesiagaan dalam mengevakuasi barang berharga milik warga jika luapan sungai kembali meningkat. “Kami pastikan seluruh personel siaga dan siap turun membantu warga tanpa jeda,” tegas Kapolsek.
Hingga laporan terkini diterima, kondisi air di sebagian besar wilayah Arongan Lambalek mulai berangsur surut dan situasi dilaporkan kondusif. Meski demikian, Polres Aceh Barat tetap mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan terus memantau perkembangan cuaca yang masih berpotensi ekstrem.










































