Polres Aceh Barat Tingkatkan Patroli Malam, Sat Samapta Sasar Titik Rawan Kriminalitas

Polres Aceh Barat Tingkatkan Patroli Malam, Sat Samapta Sasar Titik Rawan Kriminalitas

15
0
SHARE

Meulaboh – Upaya Polres Aceh Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) terus dilakukan secara konsisten. Pada Rabu malam (27/8/2025), Satuan Samapta kembali menggelar Patroli Perintis Presisi dengan menyusuri sejumlah jalur utama dan titik rawan kriminalitas di wilayah hukum Polres Aceh Barat.

Patroli yang berlangsung mulai pukul 21.00 WIB tersebut melibatkan personel Sat Samapta yang berkeliling di pusat Kota Meulaboh, Jalan Nasional, Jalan Teuku Umar, Jalan Manek Roo, Jalan Gajah Mada, Jalan Cendrawasih, hingga Jalan Garuda. Kegiatan difokuskan pada pemantauan orang, barang, dan tempat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Samapta Iptu Reka Teruna Hasra, S.Sos., menjelaskan bahwa patroli malam merupakan bagian dari strategi preventif yang rutin dilakukan. Menurutnya, kehadiran polisi di jalanan pada malam hari merupakan bentuk nyata pelayanan kepolisian yang diharapkan mampu memberi rasa aman bagi masyarakat.

“Patroli ini tidak hanya sekadar berkeliling, tetapi juga bertujuan melakukan pencegahan dini terhadap tindak kejahatan. Kami menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga agar tetap waspada serta tidak ragu melapor ke kantor polisi jika melihat hal-hal yang mencurigakan,” ujar Iptu Reka.

Dalam kesempatan itu, Kasat Samapta juga mengingatkan masyarakat terkait potensi gangguan kamtibmas yang sering terjadi, mulai dari aksi balap liar, penyalahgunaan narkoba, hingga kenakalan remaja. “Kami minta kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya, terutama di malam hari. Jangan sampai terlibat balap liar, nongkrong hingga larut malam, atau bahkan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Hal-hal seperti ini sering memicu terjadinya masalah yang merugikan masa depan generasi muda,” tambahnya.

Selain itu, patroli juga menjadi wadah komunikasi antara polisi dan masyarakat. Dengan menyapa warga yang ditemui di jalan maupun di kawasan pemukiman, personel memberikan imbauan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi serta menjaga kerukunan antarwarga. Cara ini, kata Iptu Reka, efektif untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Hadirnya Polri di tengah masyarakat juga diyakini mampu menekan niat pelaku tindak kriminal, seperti pencurian, begal, atau gangguan kamtibmas lainnya. “Kehadiran personel berseragam di lapangan memberi pesan kuat bahwa polisi siap siaga menjaga keamanan kapan saja,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah hukum Polres Aceh Barat terpantau aman dan kondusif. Polres Aceh Barat menegaskan bahwa patroli akan terus digencarkan, baik pada jam rawan malam maupun di waktu-waktu tertentu, guna memastikan wilayah tetap terjaga dan masyarakat merasa terlindungi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY