Meulaboh – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) menegaskan pentingnya peran Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja maupun masyarakat. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Penutupan Pelatihan Satpam Gada Pratama Angkatan ke-56 Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Aceh Barat, Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Senin (19/1/2026) pagi.
Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Dirbinmas Polda Aceh yang diwakili oleh Kasat Binmas Polres Aceh Barat, AKP Iswandi, S.Sos., M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan PT Fasya Putra Perkasa selaku penyelenggara pelatihan, para pelatih dan gadik Gada Pratama, serta 11 peserta yang telah mengikuti pelatihan selama sepuluh hari penuh.
Pelatihan Gada Pratama Angkatan ke-56 ini dilaksanakan oleh Direktorat Binmas Polda Aceh bekerja sama dengan PT Fasya Putra Perkasa selama 10 hari di lingkungan Disnaker Kabupaten Aceh Barat. Program tersebut mencakup pembinaan fisik, materi hukum, teknik pengamanan, hingga etika profesi yang menjadi dasar penting bagi Satpam dalam menjalankan fungsinya di lapangan.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Binmas Polres Aceh Barat, AKP Iswandi, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan Satpam Gada Pratama merupakan bentuk pembinaan dan peningkatan kemampuan bagi satuan pengamanan agar mampu menjalankan tugasnya secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. “Satpam adalah bagian penting dari sistem keamanan nasional yang berperan sebagai mitra Polri. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menumbuhkan semangat disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, profesionalitas Satpam tidak hanya diukur dari kemampuan fisik atau keterampilan teknis, tetapi juga dari sikap mental, etika, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Seorang Satpam harus mampu menjadi contoh kedisiplinan, menjaga integritas, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Dengan begitu, keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh lingkungan kerja maupun komunitas di sekitarnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, AKP Iswandi juga mengingatkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pengamanan harus dilakukan secara berkelanjutan agar setiap anggota Satpam siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks. “Pelatihan ini bukan akhir, tetapi langkah awal untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri. Jadilah Satpam yang memiliki integritas, tangguh, dan mampu bersinergi dengan aparat kepolisian demi mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib,” tegasnya.
Kegiatan penutupan pelatihan berlangsung tertib dan khidmat, ditandai dengan penyerahan simbolis sertifikat kelulusan kepada peserta yang dinyatakan lulus. Acara berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam suasana aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan dan peningkatan kualitas Satpam sebagai bagian dari strategi pembinaan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kabupaten Aceh Barat.










































