Aceh Barat – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk tangki terjadi di Jalan Meulaboh–Nagan Raya, tepatnya di Desa Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang pelajar berusia 17 tahun yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia akibat mengalami luka berat.

Korban berinisial R.F. (17), seorang pelajar yang berdomisili di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi BL 4898 EAI. Sementara itu, kendaraan lain yang terlibat adalah truk tangki Hino tronton warna hijau bernomor polisi BK 8946 VC yang dikemudikan Gunawan (35), warga Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun petugas, kedua kendaraan tersebut awalnya melaju dari arah Nagan Raya menuju Meulaboh. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor diduga berupaya mendahului truk tangki dari sisi kanan.
Saat berada sejajar dengan kendaraan truk, setang sebelah kiri sepeda motor diduga mengenai bagian samping kanan truk. Akibatnya, pengendara sepeda motor kehilangan kendali dan terjatuh ke badan jalan. Dalam kejadian tersebut, korban terlindas roda belakang sebelah kanan truk tangki dan mengalami luka berat pada bagian kepala hingga meninggal dunia.
Sementara itu, pengemudi truk tangki, Gunawan, dilaporkan tidak mengalami luka-luka. Kondisi kedua kendaraan saat ini telah diamankan oleh petugas sebagai barang bukti untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Eko Suhendro, S.H., menyampaikan bahwa personel Satlantas telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal, pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), pengecekan kondisi korban, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Peristiwa tersebut terjadi pada kondisi cuaca cerah, di ruas jalan lurus dengan arus lalu lintas dua arah dan kepadatan kendaraan sedang. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp1 juta. Petugas juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan untuk penanganan sesuai prosedur.
Polres Aceh Barat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika hendak mendahului kendaraan berukuran besar seperti truk dan kendaraan tangki. Pengendara diminta memastikan jarak pandang, ruang gerak, serta kondisi arus lalu lintas benar-benar aman sebelum melakukan manuver mendahului.
Keselamatan harus menjadi prioritas setiap pengguna jalan. Pengendara diharapkan tidak memaksakan diri mengambil risiko saat berada di dekat kendaraan besar karena keterbatasan ruang pandang dan potensi bahaya yang dapat berakibat fatal.










































