Aceh Barat – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kabupaten Aceh Barat. Personel Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Barat mengawal pawai becak hias yang diikuti murid TK Negeri Pembina Kabupaten Aceh Barat, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan pengawalan dan pengaturan lalu lintas tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Rombongan pawai bergerak dari Jalan Klk Ujong Beurasok, Gampong Lapang, menuju Tugu Teuku Umar Bate Putih.
Pengawalan dilakukan oleh Kanit Turjagwali Satlantas Polres Aceh Barat bersama personel Satlantas. Petugas ditempatkan di sepanjang jalur yang dilalui rombongan untuk memastikan perjalanan peserta berlangsung aman sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Pawai becak hias tersebut merupakan bagian dari kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Dengan suasana yang penuh semangat, para murid mengikuti kegiatan menggunakan becak yang dihias dengan nuansa kemerdekaan.
Bagi anak-anak, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perayaan yang menyenangkan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan semangat kebangsaan sejak usia dini. Melalui kegiatan bersama, mereka diajak mengenal nilai-nilai nasionalisme, mencintai Tanah Air dan bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Eko Suhendro, S.H., mengatakan pengawalan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memastikan kegiatan masyarakat, khususnya yang melibatkan anak-anak, dapat berlangsung aman dan tertib.
“Pengawalan ini merupakan bentuk pelayanan Polri untuk memastikan kegiatan anak-anak dapat berlangsung aman, tertib dan lancar. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi momentum yang baik untuk menanamkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air sejak dini,” ujar AKP Eko Suhendro.
Menurutnya, pengaturan lalu lintas dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan kendaraan selama rombongan pawai melintas. Kehadiran personel di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada para peserta, guru, pendamping serta masyarakat pengguna jalan.
Personel Satlantas melakukan pengaturan arus lalu lintas secara situasional di sejumlah titik sepanjang rute. Langkah tersebut dilakukan agar rombongan dapat melintas dengan aman tanpa mengabaikan hak pengguna jalan lainnya.
Selain aspek pengamanan, keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran polisi dalam kegiatan anak-anak memperlihatkan bahwa pelayanan kepolisian hadir dalam berbagai aktivitas masyarakat, termasuk momentum perayaan kemerdekaan.
Semangat yang dibangun melalui pawai tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman positif bagi para peserta. Penanaman rasa cinta Tanah Air sejak dini dinilai penting dalam membentuk generasi yang memiliki rasa bangga terhadap bangsa sekaligus memahami nilai persatuan dan kebersamaan.
Polres Aceh Barat melalui Satuan Lalu Lintas juga terus mengedepankan pelayanan dan pengaturan lalu lintas dalam setiap kegiatan masyarakat yang menggunakan atau melintasi ruang jalan. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh peserta dan pengguna jalan.
Dengan adanya pengawalan tersebut, kegiatan pawai dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas secara berarti. Personel tetap melakukan pemantauan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.










































