Meulaboh – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah potensi gangguan premanisme, Satuan Samapta Polres Aceh Barat menggelar Patroli Perintis Presisi pada Selasa (20/05/2025).
Kegiatan patroli dimulai pukul 10.00 WIB dan melibatkan empat personel dari Sat Samapta. Patroli menyasar sejumlah titik strategis di Kota Meulaboh, seperti kawasan pasar, kantor Pegadaian, tempat umum, lokasi keramaian, serta area yang dinilai rawan terhadap tindak kriminalitas.
Selama pelaksanaan patroli, personel di lapangan melakukan pendekatan secara humanis. para petugas juga terlihat menyapa masyarakat, menyampaikan imbauan kamtibmas, dan mengajak warga untuk ikut berperan menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Samapta AKP Henry Elisa Siregar, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat.
“Patroli Perintis Presisi merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas, terutama aksi premanisme dan gangguan di ruang publik. Kehadiran anggota kami di lapangan diharapkan bisa memberikan rasa aman serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat,” ujar AKP Henry.
Dari hasil patroli, tidak ditemukan adanya aktivitas premanisme atau tindak kejahatan lainnya. Sepanjang jalur patroli, situasi terpantau aman dan terkendali. Masyarakat terlihat beraktivitas seperti biasa dengan tertib dan lancar.
“Selama patroli berlangsung, situasi wilayah tetap kondusif. Tidak ada gangguan kamtibmas maupun tindakan mencurigakan yang kami temukan. Warga pun terlihat antusias dan mendukung kehadiran polisi,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Barat kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kejahatan. Patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin di seluruh wilayah hukum Polres Aceh Barat.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak segan melapor apabila melihat kejadian mencurigakan atau tindak kejahatan. Laporan bisa disampaikan langsung ke kantor atau Pos polisi terdekat atau bisa juga melalui layanan darurat 110 Polri yang tersedia 24 jam.
“Kami sangat mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat. Sinergi antara warga dan kepolisian sangat penting demi menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan yang aman bagi semua,” tutup AKP Henry Elisa Siregar.










































