Meulaboh – Dalam rangka memelihara Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) serta mengantisipasi aksi premanisme dan gangguan keamanan lainnya, Satuan Samapta Polres Aceh Barat melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi, Selasa malam (24/6/2025) mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.
Patroli dilakukan oleh empat personel Sat Samapta dengan menyisir sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Aceh Barat, khususnya kawasan Taman Hijrah dan area pertokoan di seputaran Kota Meulaboh. Patroli juga menyusuri jalur strategis kota guna menjangkau masyarakat secara langsung.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Samapta AKP Henry Elisa Siregar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan menghadirkan negara di tengah masyarakat, khususnya saat malam hari.
“Patroli ini bersifat preventif, untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas dan kriminalitas. Personel juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada serta tidak ragu melapor jika melihat hal-hal mencurigakan,” ujar AKP Henry.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga aktif berdialog dengan warga dan menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
“Masyarakat kami ajak untuk lebih proaktif. Apabila menemukan kejadian menonjol atau situasi yang mengganggu keamanan, silakan segera menghubungi layanan darurat Polri di 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat. Layanan ini aktif 24 jam dan tanpa biaya,” tegasnya.
Lebih lanjut, patroli yang dilaksanakan di malam hari ini juga bertujuan membangun suasana yang kondusif, menciptakan hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, serta menekan potensi tindakan kriminal yang kerap terjadi saat malam.
Patroli Presisi tidak hanya soal patroli fisik, tetapi juga bagian dari strategi Polri dalam membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat. Dengan menjalin komunikasi aktif, masyarakat didorong untuk menjadi “mata dan telinga” kepolisian di lingkungan masing-masing.
Dengan adanya patroli rutin dan kehadiran personel di titik-titik rawan, Polres Aceh Barat berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas kamtibmas dan memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Kita ingin masyarakat merasa bahwa polisi bukan hanya hadir saat ada masalah, tapi selalu ada dan peduli. Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk menjalin hubungan yang harmonis,” ucap Kasat Samapta.
Polres Aceh Barat juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga situasi kondusif dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu gangguan kamtibmas, seperti pesta miras, balapan liar, atau membawa senjata tajam tanpa alasan yang sah.










































