Aceh Barat – Personel kepolisian menangani kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan mobil Colt di Jalan Nasional Meulaboh–Banda Aceh, Gampong Teungoh, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (27/8/2026) pagi.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Mobil Colt bernomor polisi BK 8395 FX yang membawa muatan batu bara dilaporkan keluar dari badan jalan hingga masuk ke parit di depan Pelabuhan Gampong Teungoh.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Samatiga Iptu Ade Haidir, S.H., mengatakan personel telah mendatangi lokasi untuk menangani kecelakaan sekaligus memastikan kondisi pengemudi dan situasi di sekitar tempat kejadian.
“Personel sudah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan situasi tetap aman. Dari informasi awal, kendaraan diduga kehilangan kendali setelah pengemudi mengantuk,” ujar Iptu Ade Haidir, S.H.
Mobil tersebut dikemudikan Agus Sutrisno (44), warga Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh. Sebelum kecelakaan, kendaraan melaju dari arah Banda Aceh menuju Meulaboh dengan membawa batu bara.
Saat melintas di lokasi, kendaraan diduga kehilangan kendali sehingga keluar dari jalur dan masuk ke parit. Muatan batu bara kemudian tumpah, sementara pagar pelabuhan di sekitar lokasi mengalami kerusakan.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka dalam kecelakaan tersebut. Pengemudi dilaporkan selamat, sedangkan kerugian materiil akibat kejadian diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Kepolisian mengingatkan pengemudi, khususnya yang menempuh perjalanan jarak jauh, agar memperhatikan kondisi fisik sebelum dan selama berkendara. Rasa kantuk dapat menurunkan konsentrasi dan kemampuan mengendalikan kendaraan.
“Jangan memaksakan diri ketika mulai mengantuk. Pengemudi sebaiknya beristirahat terlebih dahulu agar konsentrasi kembali dan perjalanan dapat dilanjutkan dengan aman,” kata Iptu Ade Haidir.
Kecelakaan ini juga menjadi perhatian kepolisian mengingat lokasi berada di jalur nasional yang menjadi salah satu akses utama masyarakat dan kendaraan antarkabupaten.
Personel kepolisian melakukan penanganan di lokasi serta pendataan terhadap kendaraan dan dampak kerusakan yang ditimbulkan. Situasi di sekitar lokasi kecelakaan selanjutnya dipastikan tetap aman dan terkendali.










































