Aceh Barat – Memasuki satu dekade perjalanan komunitas HFSCI Meulaboh, Satlantas Polres Aceh Barat mengambil bagian dengan menghadirkan edukasi keselamatan berkendara. Kegiatan safety riding yang digelar dalam rangka peringatan 10 tahun komunitas tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan pengguna kendaraan bermotor.
Kegiatan berlangsung di Warkop BD Coffee, Aceh Barat, Minggu (23/8/2026). Personel Satlantas Polres Aceh Barat melalui fungsi Kamsel berinteraksi langsung dengan anggota komunitas, membangun komunikasi sekaligus menyampaikan pentingnya keselamatan selama berkendara di jalan raya.
Kepolisian menempatkan komunitas otomotif sebagai salah satu mitra strategis dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat. Anggota komunitas yang aktif berkendara diharapkan tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, perhatian diarahkan pada pentingnya meningkatkan kesadaran hukum, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Langkah ini merupakan bagian dari pendekatan preventif kepolisian untuk menekan potensi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Eko Suhendro, S.H., mengatakan kepolisian terus mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
“Komunitas otomotif memiliki peran yang besar dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Kami berharap anggota komunitas dapat menjadi pelopor keselamatan, tidak hanya bagi dirinya sendiri tetapi juga mengajak pengguna jalan lainnya untuk bersama-sama mematuhi aturan,” ujar AKP Eko Suhendro.
Menurutnya, pendekatan kepada komunitas menjadi salah satu cara kepolisian memperluas edukasi keselamatan berlalu lintas. Pesan yang disampaikan diharapkan dapat diteruskan anggota komunitas kepada keluarga, teman maupun lingkungan sekitar.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian akan terus membangun komunikasi dengan komunitas dan berbagai kelompok masyarakat agar kesadaran untuk tertib di jalan semakin kuat,” lanjutnya.
Kegiatan safety riding tersebut juga mempererat hubungan antara Satlantas Polres Aceh Barat dengan komunitas Honda dan perwakilan Capela Dinamika Nusantara. Bagi kepolisian, komunikasi yang terbangun dengan komunitas menjadi modal penting dalam menghadirkan edukasi lalu lintas yang lebih dekat dengan masyarakat.
Di sisi lain, peringatan satu dekade HFSCI Meulaboh menjadi momentum bagi komunitas untuk memperkuat peran positifnya. Usia 10 tahun tidak hanya menjadi penanda perjalanan organisasi, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan tertib.
Satlantas Polres Aceh Barat berharap pesan keselamatan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan secara konsisten oleh anggota komunitas. Dengan kepatuhan terhadap aturan dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan, komunitas otomotif diharapkan ikut membantu kepolisian menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Aceh Barat.










































