Becak Hias Anak TK Ramaikan Jalanan Aceh Barat, Polisi Pastikan Pawai Kemerdekaan...

Becak Hias Anak TK Ramaikan Jalanan Aceh Barat, Polisi Pastikan Pawai Kemerdekaan Aman

1
0
SHARE

Aceh Barat – Pagi di Jalan Syahkuala, Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Kamis (13/8/2026), terasa berbeda. Sejumlah becak hias yang membawa murid TK Negeri Pembina melintas dengan suasana penuh keceriaan, menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Di tengah kemeriahan itu, personel Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Barat berada di jalan. Bukan untuk membatasi kegembiraan anak-anak, melainkan memastikan setiap peserta pawai dapat melintas dengan aman tanpa mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya.

Sejak sekitar pukul 08.00 WIB, personel Satlantas melakukan pengawalan dan pengaturan arus lalu lintas di jalur yang dilalui peserta. Petugas ditempatkan untuk mengantisipasi perlambatan kendaraan sekaligus memberikan ruang aman bagi rombongan pawai.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Eko Suhendro, S.H., mengatakan kehadiran personel dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memastikan kegiatan masyarakat berlangsung aman dan tertib.

“Anak-anak harus bisa menikmati suasana kemerdekaan dengan aman dan nyaman. Tugas kami memastikan mereka dapat mengikuti pawai dengan baik, sementara pengguna jalan lainnya tetap dapat beraktivitas dengan lancar,” kata AKP Eko Suhendro.

Menurutnya, pawai becak hias bukan sekadar kegiatan menyambut kemerdekaan. Di balik kemeriahan tersebut terdapat pesan pendidikan bagi generasi sejak usia dini.

“Semangat kemerdekaan perlu dikenalkan kepada anak-anak sejak dini. Rasa cinta tanah air, kebanggaan sebagai anak Indonesia dan nilai kebersamaan bisa ditanamkan melalui kegiatan sederhana seperti ini,” ujarnya.

Pengawalan juga dilakukan dengan mengedepankan keselamatan. Personel Satlantas mengatur pergerakan kendaraan di sekitar rombongan dan memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar mengikuti arahan petugas serta tetap berhati-hati saat melintas.

Bagi polisi, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam ruang-ruang kehidupan masyarakat. Pelayanan tidak hanya diberikan ketika masyarakat membutuhkan penanganan persoalan, tetapi juga ketika warga membutuhkan rasa aman dalam menjalankan kegiatan bersama.

Pawai becak hias murid TK Negeri Pembina pun berlangsung tanpa hambatan berarti. Rombongan dapat melintas dengan tertib, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap berjalan lancar.

Keceriaan anak-anak menyambut kemerdekaan akhirnya menjadi pemandangan tersendiri di pagi itu. Di belakang rombongan becak hias, personel kepolisian terus memastikan perjalanan berlangsung aman—menjaga lalu lintas sekaligus mengawal semangat kebangsaan yang mulai tumbuh sejak bangku taman kanak-kanak.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY