Bulog Serap 200 Kilogram Jagung Hasil Panen Kelompok Tani Binaan Polsek Bubon

Bulog Serap 200 Kilogram Jagung Hasil Panen Kelompok Tani Binaan Polsek Bubon

1
0
SHARE

Aceh Barat – Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan Polres Aceh Barat melalui pendampingan kelompok tani hingga penyerapan hasil panen. Kali ini, sebanyak 200 kilogram jagung hasil panen Kelompok Tani Usaha Baru di Gampong Seumuleng, Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat, diserap oleh Perum Bulog Cabang Meulaboh, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan penyerapan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB tersebut dilaksanakan di Gudang Bulog Cabang Meulaboh, Gampong Darat, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memenuhi target hasil panen lahan ketahanan pangan Polres Aceh Barat sekaligus mendukung pemasaran hasil pertanian masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kanit Reskrim Polsek Bubon, Kanit Binmas Polsek Bubon, staf Bulog Cabang Meulaboh, serta pemilik lahan sekaligus perwakilan kelompok tani, M. Yunus. Kehadiran unsur kepolisian dan Bulog menjadi bentuk koordinasi dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bubon.

Berdasarkan hasil pendataan, Kelompok Tani Usaha Baru memiliki lahan jagung seluas 1,5 hektare, dengan luas lahan yang telah dipanen pada kegiatan tersebut mencapai 0,5 hektare. Dari hasil panen tersebut, Bulog melakukan penyerapan sebanyak 200 kilogram dengan harga Rp6.400 per kilogram.

Sebelum dilakukan penyerapan, hasil panen jagung terlebih dahulu melalui pemeriksaan kualitas. Berdasarkan hasil pengujian, jagung tersebut memiliki kadar air sebesar 9,33 persen dan kandungan aflatoksin sebesar 10,13 ppb. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari proses penilaian kualitas hasil pertanian sebelum diterima oleh Bulog.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Bubon IPTU Munandar, menyampaikan bahwa penyerapan hasil panen oleh Bulog merupakan bentuk sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan kepastian penyaluran hasil produksi bagi kelompok tani.

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak hanya melalui pemantauan dan pendampingan kegiatan penanaman, tetapi juga mendorong terjalinnya koordinasi antara petani dengan pihak terkait agar hasil pertanian dapat terserap dengan baik. Dengan demikian, produktivitas lahan dan semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian diharapkan terus meningkat.

Dengan penyerapan tersebut, seluruh lahan ketahanan pangan Kuartal III Tahun 2026 binaan Polsek Bubon dengan total luas 1,5 hektare telah selesai dipanen. Sementara itu, total penyerapan jagung di Gudang Bulog Cabang Meulaboh hingga kegiatan berlangsung tercatat mencapai 2.312 kilogram atau sekitar 2,3 ton.

Sebagai tindak lanjut, Polsek Bubon akan terus berkoordinasi dengan seluruh kelompok tani untuk mendorong penanaman kembali pada Kuartal IV Tahun 2026. Koordinasi juga akan diperkuat bersama penyuluh pertanian, khususnya dalam pengolahan lahan dan penerapan teknik penanaman agar kegiatan pertanian dapat berjalan lebih optimal.

Melalui kerja sama antara Polri, Bulog, kelompok tani, dan penyuluh pertanian, Polres Aceh Barat berharap program ketahanan pangan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian serta terwujudnya swasembada pangan nasional.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY