Aceh Barat – Personel Polsek Woyla Barat Polres Aceh Barat melaksanakan kegiatan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah titik pasar tradisional dalam wilayah hukumnya pada Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 11.45 WIB hingga selesai. Kegiatan ini difokuskan pada tiga komoditas utama yakni minyak goreng curah, cabai merah, dan cabai rawit.
Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Woyla Barat di Pasar Desa Pasi Mali, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa stok bahan pokok masih tersedia dalam jumlah cukup dan harga di tingkat pedagang terpantau stabil.
Berdasarkan hasil pantauan, harga minyak goreng curah berada di kisaran Rp16.000 per liter, cabai merah Rp50.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp80.000 per kilogram. Tidak ditemukan indikasi penimbunan barang maupun lonjakan harga yang signifikan.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Woyla Barat, Iptu Munandar, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung pengendalian inflasi dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang akhir tahun.
“Kami terus melakukan pemantauan secara langsung ke pasar-pasar untuk memastikan stok dan harga bahan pokok tetap terkendali. Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketertiban sosial,” ujar Kapolsek.
Ia menambahkan, pihaknya juga mengimbau kepada para pedagang agar tidak melakukan praktik curang seperti penimbunan atau menaikkan harga di luar ketentuan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk segera melapor jika menemukan adanya indikasi kecurangan dalam distribusi dan penjualan bahan pokok.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Woyla Barat terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat menyambut positif langkah Polsek Woyla Barat dalam menjaga kestabilan harga dan memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi warga setempat.










































