Aceh Barat – Makanan bergizi yang disiapkan untuk masyarakat tidak hanya bergantung pada menu yang tersaji. Kondisi dapur tempat makanan diolah, kebersihan lingkungan hingga saluran pembuangan turut menentukan apakah proses penyediaannya berlangsung dengan baik.
Hal itu yang dilihat langsung personel Polsek Johan Pahlawan saat menyambangi dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) non-Polri di Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Selasa (18/8/2026).
Sekitar pukul 10.30 WIB, personel mendatangi SPPG Yayasan Panton Labu Gadek Berjaya di Gampong Kabel dan SPPG Yayasan Dalillah Saffa di Gampong Kampung Belakang.
Kunjungan tersebut tidak berhenti pada melihat aktivitas pengolahan makanan. Personel turut memperhatikan kebersihan area dapur, kondisi sanitasi serta bagaimana limbah makanan dan air buangan dikelola.
Aspek tersebut menjadi penting karena dapur merupakan titik awal sebelum makanan sampai kepada penerima manfaat. Lingkungan pengolahan yang bersih dan saluran pembuangan yang tertata ikut mendukung proses penyediaan makanan agar tetap higienis sekaligus tidak menimbulkan persoalan bagi lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan itu, personel juga berdialog dengan pengelola SPPG. Komunikasi dilakukan untuk mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan area kerja dan sanitasi secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Johan Pahlawan IPTU Boby Apriyudi, S.H., menekankan pentingnya perhatian terhadap kebersihan dan sanitasi dalam pengelolaan dapur SPPG. Pemantauan di lapangan menjadi salah satu cara kepolisian ikut mendukung agar pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik.
Bagi masyarakat penerima manfaat, proses tersebut mungkin tidak terlihat ketika makanan sudah berada di meja. Namun, dari dapur yang bersih hingga pengelolaan limbah yang baik, setiap tahapan ikut menentukan kualitas makanan yang akhirnya mereka terima.
Karena itu, sambang ke dapur SPPG tidak sekadar menjadi kunjungan rutin. Kehadiran polisi di lokasi menjadi bagian dari upaya membangun perhatian bersama terhadap kebersihan, keamanan lingkungan dan kelancaran program MBG yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.










































