Ngopi Bersama Warga, Polisi di Woyla Barat Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

Ngopi Bersama Warga, Polisi di Woyla Barat Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

1
0
SHARE

Aceh Barat – Warung kopi menjadi ruang sederhana bagi personel Polsek Woyla Barat, Polres Aceh Barat, untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Melalui patroli dialogis, polisi menyambangi warga di Gampong Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat, Minggu (16/8/2026).

Dua personel Polsek Woyla Barat mendatangi warung kopi yang menjadi tempat warga berkumpul sekitar pukul 10.45 WIB. Selain memantau situasi lingkungan, petugas berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap informasi sekaligus mengetahui perkembangan keamanan di wilayah tersebut.

Kehadiran polisi di tengah warga dilakukan sebagai langkah preventif dan deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pendekatan dialogis juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Woyla Barat IPTU Munandar, S.H., menekankan pentingnya komunikasi langsung dengan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Patroli dialogis menjadi salah satu cara untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kami mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera menyampaikan kepada polisi apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban,” ujar IPTU Munandar.

Dalam kesempatan tersebut, personel mengingatkan warga agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta mewaspadai penyebaran hoaks dan isu provokatif yang dapat memicu keresahan atau mengganggu hubungan antarwarga.

Polisi turut mengajak masyarakat menjaga solidaritas dan tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan persoalan di lingkungan. Setiap potensi gangguan keamanan diharapkan segera dikoordinasikan dengan Bhabinkamtibmas atau kepolisian agar dapat ditangani secara tepat.

Selain berdialog, personel melakukan observasi terhadap kondisi lingkungan sekitar warung kopi dan jalur yang dilalui dalam kegiatan patroli. Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan aktivitas mencurigakan maupun gangguan keamanan yang menonjol.

Suasana dialog berlangsung santai dan terbuka. Warga menyambut baik kehadiran personel kepolisian yang menyempatkan diri berkomunikasi langsung di tengah aktivitas masyarakat.

Bagi kepolisian, pendekatan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun sistem keamanan berbasis masyarakat. Informasi yang diperoleh dari warga dapat menjadi bahan deteksi dini terhadap persoalan sosial maupun potensi gangguan kamtibmas di tingkat gampong.

Kapolsek Woyla Barat IPTU Munandar, S.H., juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu berkomunikasi dengan kepolisian. Menurutnya, keamanan lingkungan akan lebih mudah dijaga apabila polisi dan masyarakat memiliki komunikasi yang baik serta saling peduli terhadap kondisi di sekitarnya.

Patroli dialogis tersebut berlangsung tanpa hambatan. Hingga kegiatan selesai, situasi di Gampong Pasi Jeut terpantau aman, tertib dan kondusif.

Polsek Woyla Barat akan terus meningkatkan patroli dan komunikasi langsung dengan masyarakat sebagai bagian dari pelayanan kepolisian, sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Aceh Barat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY