Aceh Barat – Kapolsek Samatiga IPTU Ade Haidir, S.H., menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid An-Nazar di Gampong Suak Pandan, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (24/10/2026). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan serta pembangunan di wilayah setempat.

Prosesi yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu menandai dimulainya pembangunan masjid yang direncanakan memiliki luas 418 meter persegi dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp6 miliar. Pendanaan pembangunan tersebut direncanakan bersumber dari swadaya masyarakat sebagai bentuk partisipasi warga dalam mewujudkan sarana ibadah yang dapat dimanfaatkan bersama.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Samatiga IPTU Ade Haidir, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah, tokoh agama, dan warga diharapkan terus terjaga guna mendukung kegiatan positif serta memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Aceh Barat Mawardi Basyah, S.H., yang mewakili Bupati Aceh Barat, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat, Camat Samatiga, Danramil 09 Samatiga, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Samatiga, Imum Mukim Lhok Bubon, tokoh agama, para keuchik, serta masyarakat Gampong Suak Pandan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat Badar. Acara kemudian diisi sambutan Keuchik Gampong Suak Pandan, Ketua Panitia Pembangunan Masjid An-Nazar T. Adian, serta sambutan Bupati Aceh Barat yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati. Setelah doa yang dipimpin Abu Cut Sani, Ketua MPU Aceh Barat melaksanakan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan masjid.
Pembangunan Masjid An-Nazar diharapkan dapat menyediakan sarana ibadah yang memadai sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan masyarakat. Sementara itu, keterlibatan warga melalui pendanaan swadaya mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun fasilitas yang manfaatnya dapat dirasakan bersama.
Kehadiran unsur pemerintah, TNI, kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung pembangunan di tingkat gampong. Melalui hubungan yang harmonis dan komunikasi yang baik, berbagai kegiatan masyarakat diharapkan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.










































