Aceh Barat – Polres Aceh Barat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat periode 2026–2031 yang digelar di Aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat, Selasa (6/10/2026). Kehadiran kepolisian dalam agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi dengan lembaga adat dalam mendukung kehidupan sosial masyarakat di Aceh Barat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut dihadiri Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadhil, S.H., jajaran Forkopimda Aceh Barat, Kasat Binmas Polres Aceh Barat, Ketua MAA Aceh Barat Tgk. H. Mawardi Nyak Man, Kepala Sekretariat MAA Aceh Barat Usman, S.E., serta Ketua Majelis Adat Aceh Prof. Dr. Drs. Yusri Yusuf, M.Pd.

Pelantikan dan pengukuhan tersebut menjadi momentum keberlanjutan kepengurusan MAA Aceh Barat untuk periode lima tahun ke depan. Penguatan kelembagaan tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi MAA dalam pembinaan, pelestarian, serta pengembangan adat istiadat Aceh di Kabupaten Aceh Barat.
Bagi Polres Aceh Barat, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi dengan unsur adat yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Hubungan yang baik antara kepolisian dan lembaga adat juga diperlukan untuk memperkuat pendekatan sosial dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., melalui Kasat Binmas Polres Aceh Barat AKP Supianto, menekankan pentingnya membangun kemitraan dengan berbagai unsur masyarakat, termasuk lembaga adat. Komunikasi dan koordinasi yang terjalin diharapkan dapat mendukung upaya menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, tertib, serta tetap menjunjung nilai-nilai adat dan kearifan lokal.
Keberadaan lembaga adat di tengah masyarakat memiliki ruang penting dalam menjaga nilai-nilai sosial dan budaya. Karena itu, sinergi antara kepolisian dan MAA dapat menjadi bagian dari pendekatan bersama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.
Kehadiran Polri dalam kegiatan pelantikan tersebut juga menunjukkan komitmen untuk terus membangun komunikasi lintas elemen masyarakat. Pendekatan kemitraan seperti ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Aceh Barat.
Rangkaian pelantikan dan pengukuhan Pengurus MAA Kabupaten Aceh Barat periode 2026–2031 berlangsung hingga siang hari dan berjalan dengan tertib serta lancar. Kepengurusan baru diharapkan dapat melanjutkan peran MAA dalam pembinaan, pelestarian, dan pengembangan adat istiadat Aceh di Kabupaten Aceh Barat.










































